Sinergi Pendidikan dan Pertanian: BRMP Kalsel Terima Peserta Magang
BANJARBARU (brmpkalsel) – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan kembali menerima peserta magang dari SMKN 1 Telagasari sebagai bagian dari kerja sama antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah dalam mendukung pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang pertanian. Kegiatan magang ini dilaksanakan selama empat bulan, mulai tanggal 1 Juni hingga 30 September 2026.
Sebanyak 13 siswa dari Program Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) akan melaksanakan kegiatan praktik kerja lapangan di lingkungan IP2MP Banjarbaru-BRMP Kalimantan Selatan. Selama masa magang, para siswa akan memperoleh pengalaman langsung dalam berbagai kegiatan teknis pertanian, mulai dari budidaya tanaman, pengelolaan perbenihan, pengamatan pertumbuhan tanaman, hingga penerapan inovasi dan teknologi pertanian yang dikembangkan oleh BRMP Kalimantan Selatan.
Plt. Kepala BRMP Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Koordinator IP2MP Banjarbaru, Pagiyanto, S.ST menyampaikan bahwa program magang merupakan salah satu bentuk dukungan BRMP Kalimantan selatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi pertanian. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja nyata, tetapi juga memahami penerapan ilmu yang diperoleh di bangku sekolah dalam kegiatan pertanian modern.
Selama mengikuti program magang, para siswa akan dibimbing oleh tenaga teknis dan pendamping lapangan yang berpengalaman. Dengan pendampingan tersebut, diharapkan peserta magang mampu meningkatkan keterampilan teknis, etos kerja, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja profesional.
Kerja sama yang telah terjalin antara BRMP Kalimantan Selatan dan SMKN 1 Telagasari diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Program ini menjadi sarana bagi siswa untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja sekaligus mendukung upaya mencetak generasi muda pertanian yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan pertanian di masa depan.